Yuk! Kenali Berbagai Manfaat Asuransi jiwa Dwiguna
Asuransi Jiwa

Yuk! Kenali Berbagai Manfaat Asuransi jiwa Dwiguna

Asuransi jiwa kerap disebut sebagai bisnis penolakan oleh beberapa kalangan. Hal ini dikarenakan banyaknya masyarakat Indonesia yang seakan alergi mendengar kata ‘asuransi jiwa’ dan memutuskan cepat-cepat menghindar sebelum terjebak. Padahal, produk asuransi jiwa menawarkan proteksi dari berbagai ketidakpastian di dalam kehidupan.

Contoh sederhananya, anda tentu akan bersiap-siap membawa jas hujan atau payung di musim hujan bukan? Walau di hari itu hujan belum tentu turun, dan ramalan cuaca belum tentu kebenarannya. Begitu juga asuransi jiwa yang melindungi keluarga anda dari kerugian finansial karena meninggal di usia dini, atau hidup yang terlalu lama. Karenya, saat ini asuransi jiwa sudah menjadi kebutuhan yang cukup mendesak, apalagi untuk mereka yang menjadi pencari nafkah utama dalam keluarga.

Terdapat 4 jenis asuransi jiwa di Indonesia, yaitu asuransi jiwa berjangka, asuransi jiwa seumur hidup, asuransi jiwa dwiguna dan asuransi jiwa unit link. Nah kali ini kami akan membahas apa itu asuransi jiwa dwiguna, kelebihan dan kekurangannya.

Pengertian asuransi jiwa dwiguna

Sesuai dengan namanya, asuransi ini memiliki dua fungsi yaitu simpanan dan proteksi. Asuransi jenis ini sangat cocok untuk anda yang ingin memiliki simpanan dan mendapatkan proteksi dalam satu paket. Karena memiliki dua fungsi dan elemen simpanan yang memiliki porsi cukup besar, asuransi jiwa dwiguna memiliki premi yang lebih tinggi dari asuransi jiwa berjangka dan asuransi jiwa seumur hidup.

Asuransi jiwa dwiguna biasanya menggunakan kontrak dengan waktu yang cukup pendek jika dibandingkan asuransi jiwa lainnya seperti 10, 20 atau menggunakan usia, misalnya hingga usia pemegang polis mencapai 60 tahun. Tidak seperti asuransi lainnya, asuransi jiwa dwiguna biasanya menggunakan biaya premi flat atau tetap selama kontrak berlaku.

Asuransi jiwa dwiguna memiliki beberapa kondisi yang memungkinkan dana pertanggungan dicairkan, yaitu sebagai berikut:

1. Tertanggung atau pemegang polis meninggal dunia, atau mengalami cacat permanen saat kontrak masih aktif.

2. Tertanggung masih hidup sampai masa kontrak berakhir.

3. Tertanggung mengajukan klaim untuk mendapatkan sejumlah uang tunai.

Kelebihan asuransi jiwa dwiguna

Berikut beberapa kelebihan dari asuransi jiwa dwiguna:

1. Uang tanggungan asuransi dapat diklaim sebelum kontrak berakhir.

2. Premi tidak hangus ketika masa kontrak berakhir dan pemegang polis belum mengajukan klaim. Uang pertanggungan akan sepenuhnya diberikan kepada pemegang polis ketika kontrak berakhir.

Kekurangan asuransi jiwa dwiguna

Berikut beberapa kekurangan dari asuransi jiwa dwiguna:

1. Klaim hanya bisa diajukan sekali dalam masa kontrak. Jika anda telah mengajukan klaim, di pertengahan masa kontrak, maka di akhir kontrak anda tidak akan mendapatkan uang pertanggungan lagi.

2. Premi cukup besar, karena memiliki dua fungsi.

Demikian penjelasan singkat mengenai asuransi jiwa dwiguna. Jika anda ingin mengetahui lebih lanjut tentang jenis asuransi yang tepat untuk melindungi anda dan keluarga silahkan buka https://www.cekaja.com/asuransi-jiwa. Sekian.  

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *