Info dan Promo

Gak Perlu Datang ke Pengadilan, Begini Cara Mudah Cek Denda dan Bayar Tilang

Jika Anda pernah mengalami penilangan saat razia operasi gabungan, pastinya Anda akan dikenakan sanksi berupa denda tilang serta penyitaan barang berupa STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan) atau SIM (Surat Izin Mengemudi). Tidak hanya itu, Anda pun pasti bingung untuk cek denda dan bayar tilang yang wajib Anda lakukan agar barang sitaan kembali.

Selain itu, Anda juga akan menerima surat tilang yang nantinya digunakan untuk menebus STNK atau SIM yang disita polisi. Biasanya, untuk menebus barang sitaan, Anda harus ikut sidang ke pengadilan sesuai daerah yang ditetapkan, biaya dendanya pun terkadang tidak sesuai dan konsisten.

Pada dasarnya jenis razia yang dilakukan polisi itu memang bermacam-macam, sehingga biaya tilangnya juga berbeda-beda. Ada yang dikenal dengan Operasi Zebra, Operasi Lilin, Operasi Patuh, Operasi Ketupat, Operasi Lintas, dan Operasi Keselamatan.

Baca Juga: Nonton Avengers? Ayo Pake Promo Beli 1 Gratis 1 dengan Kartu Kredit BCA

Anda juga perlu mengetahui jenis surat tilang yang Anda terima dari pihak kepolisian. Pasalnya, jenis surat tilang akan berpengaruh pada jenis pelanggaran Anda dalam berkendara serta biaya yang harus di bayar.

Pihak kepolisian mempunyai jenis surat tilang dengan 5 warna berbeda, yakni merah, biru, hijau, kuning, dan putih. Namun, surat tilang berwarna merah dan biru lah yang hanya berlaku untuk masyarakat umum.

Untuk tanggal sidang sendiri, ditentukan oleh pihak kepolisian saat melakukan penilangan, biasanya tak jauh dalam rentan waktu 5 hingga 10 hari kerja.

Namun, sistem seperti ini rupanya sangat memberatkan serta membuang waktu, belum lagi, Anda harus izin karena telat datang ke kantor hanya untuk ikut sidang ke pengadilan. Sangat merepotkan bukan?

Namun, tak usah khawatir dan bingung, karena saat ini sistem tilang bisa diakses dan dilakukan secara online. Sehingga Anda bisa cek denda dan bayar tilang melalui online. Selain itu, sistem tilang online yang baru ini juga tidak mengharuskan Anda untuk ikut sidang ke Pengadilan.

Sejak e-tilang berlaku di Jakarta, cara cek denda menjadi lebih mudah. Adapun gambaran jumlah denda yang dikenakan sesuai jenis pelanggaran ialah sebagai berikut:

Dapatkan info menarik terkait kartu kredit di sini

  • Tidak memiliki SIM: Rp1 juta.
  • Tidak membawa SIM: Rp250 ribu.
  • Kendaraan tidak dipasangi plat nomor: Rp500 ribu.
  • Melanggar lampu lalu lintas: Rp500 ribu.
  • Tidak ada STNK: Rp500 ribu.
  • Tidak mengenakan helm SNI: Rp250 ribu.
  • Tidak menyalakan lampu kendaraan: Rp250 ribu (malam hari) & Rp 100ribu (siang hari).
  • Melanggar batas kecepatan: Rp500 ribu.
  • Kendaraan tidak memenuhi persyaratan layak jalan: Rp500 ribu.
  • Kendaraan tidak memenuhi persyaratan teknis: Rp500 ribu.
  • Tidak memberi lampu isyarat saat berbelok arah: Rp250 ribu.

Namun, bagaimana cara membayarnya? Penasaran bukan, baca info selengkapnya tentang cara cek denda dan bayar tilang di link berikut:

https://www.cekaja.com/info/kena-razia-begini-cara-cek-denda-dan-bayar-tilangnya/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *